▶️Saturated Distilled Monoglycerides
▶️Unsaturated Distilled Monoglycerides
▶️Polyglycerol Ester of Fatty Acids
▶️Polyglycerol Polyricinoleate
▶️Sorbitan Monostearate
▶️Sorbitan Tristearate
▶️Diacetyl Tartaric Acid Ester of Mono-Diglycerides
▶️Sodium stearoly Lactylate
▶️Sucrose Ester of Fatty Acids
▶️Emulsifier Blends
Roti, margarin, kue, krimer kopi, pasta, selai kacang, permen lunak, shortening, Kue, permen, emulsi O/W (oil in water), roti, minyak & lemak, mie, cokelat, krim kocok (whipping cream), minyak masak, margarin, shortening, produk bakery, beverage, produk susu (dairy), dan produk bakery
Emulsifier (pengemulsi) adalah bahan tambahan makanan yang berfungsi untuk membantu mencampurkan dua bahan yang secara alami tidak bisa bercampur, seperti minyak dan air.
Dalam industri makanan, emulsifier sangat penting untuk menstabilkan campuran, memperbaiki tekstur, dan menjaga konsistensi produk.
Contoh sederhana:
Minyak dan air biasanya akan terpisah, tetapi dengan emulsifier keduanya bisa tercampur stabil.
Emulsifier membantu membentuk emulsi stabil sehingga produk tidak terpisah.
Contoh:
Mayonnaise
Salad dressing
Saus
Emulsifier membantu membuat produk lebih lembut, halus, dan stabil.
Contoh:
Es krim
Margarin
Krim
Emulsifier membantu menjaga konsistensi produk selama penyimpanan.
Dengan menjaga struktur produk tetap stabil, emulsifier membantu memperpanjang masa simpan makanan.
Berasal dari bahan alami.
Contoh:
Soy Lecithin
Sunflower Lecithin
Egg Lecithin
Sering digunakan pada:
Cokelat
Bakery
Minuman
Dibuat melalui proses industri untuk fungsi tertentu.
Contoh:
Mono and Diglycerides
Polysorbate
Sorbitan Monostearate
DATEM
SSL (Sodium Stearoyl Lactylate)
Biasanya digunakan pada:
Bakery
Margarin
Produk olahan makanan
Produk Fungsi Emulsifier
Cokelat Mengurangi viskositas & memperbaiki tekstur
Roti & Bakery Membuat roti lebih lembut
Es Krim Membuat tekstur lebih halus
Margarin Menjaga stabilitas lemak dan air
Minuman Menjaga campuran tetap stabil